Photobucket

Tillandsia, Nenas Mungil Yang Cantik

Diposting oleh emirgarden | Senin, Juni 01, 2009 | | 0 komentar »


Tanaman jenis nenas-nenasan ini sangat mudah dipelihara. Tak perlu rajin dipupuk dan disiram, tanaman ini tetap tumbuh dengan baik. Bunganya yang tumbuh cantik, bisa membuat rumah Anda semakin berwarna.

Tanaman unik ini, Tillandsia cyanea, termasuk ke dalam famili Bromelia (Bromeliaceae) atau jenis nenas-nenasan. Dilihat dari bentuknya, Tillandsia memang mirip dengan tanaman buah nenas, namun berukuran lebih kecil.

Tillandsia banyak tumbuh dan berasal dari kawasan Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Amerika Utara.

Berdasarkan habitat aslinya, Tillandsia termasuk tumbuhan epifit atau tumbuh dengan cara menempel di tanaman lain, misalnya pakis atau kayu. Jumlah spesies Tillandsia mencapai 500-an jumlahnya. Yang mudah ditemui antara lain spesies T. butzii, T. ionantha selecta, T. stricta, T. bulbosa, T. straminea stem type, T. aeranthos, atau T. araujei hybrid orient. Terkadang, orang menyebutnya sebagai tanaman janggut dewa, karena ada jenis yang memiliki daun seperti janggut.

Bentuk daun Tillandsia sangat unik, bergerombol, dan berlapis-lapis seperti nenas. Menurut para pemiliki nurseri, tanaman ini sangat berpotensi dijadikan salah satu elemen penyejuk taman. "Nenas bentuknya lebih besar, sedangkan Tillandsia yang ada di sini masih lebih banyak diimpor, bentuknya mini-mini. Tingginya tak lebih dari 15 cm dan medianya ditempel di pakis atau kayu," tutur Donny Hernadi, Manajer Venita Supermarket Tanaman.

Menurut Donny, banyak orang memilih Tillandsia sebagai hiasan di teras rumah atau taman, karena sangat mudah dirawat. "Saking gampangnya, didiamkan tanpa perawatan pun, akan tetap hidup. Enggak perlu disiram dan dipupuk, akan tetap tumbuh." Kendati demikian, jika tanaman ini sudah terlalu kering, tetap akan mati dan tak bisa tumbuh lagi. Namun, lanjut Donny, terkadang tanaman ini juga mati, justru karena terlalu sering disiram. Uniknya, jika tanaman pokoknya mati, anakannya akan tetap tumbuh.

"Jika anakannya banyak, pisahkan saja. Lalu, potong-potong dan tempel-tempelkan lagi di kayu atau pakis. Tillandsia akan tumbuh secara memanjang. Di negeri asalnya, Amerika, ada lem khusus untuk menempelnya. Di sini, biasanya cukup dengan lem cair, sudah bisa menempel. Tillandsia bisa tumbuh lagi," urai Donny.

MUDAH TUMBUH

Mengapa Tillandsia bisa tumbuh dengan mudah? Menurut Donny, karena tergolong air plant, tanaman ini mampu mengambil uap air dari udara. Letakkan saja tanaman ini di tempat terbuka dan terkena sinar matahari. "Tillandsia bisa tetap tumbuh saat disimpan di tempat teduh. Tapi, warnanya bisa berubah. Misalnya, yang tadinya berwarna silver (perak) berubah jadi hijau, tidak seperti aslinya lagi. Jika ingin menghasilkan warna yang bagus dan asli, harus terkena panas secara penuh."

Tillandsia jenis tertentu bisa tumbuh membesar dengan warna daun dan bunga yang sangat indah jika ditanam di media campuran cocopeat, sekam bakar, dan pakis halus. Hanya saja, kata Donny, jenis yang bisa membesar ini tidak terlalu suka dengan sinar matahari langsung. "Tempatkan saja di lokasi yang agak teduh, misalnya di bawah jendela di depan rumah."

Selain mudah dirawat, Tillandsia pun cukup mudah dibudidaya. Berdasarkan sumber dari Bromelia Nursery, cara semai menjadi salah satu langkah mudah untuk memperbanyak Tillandsia. Bahkan, hasil dari perbanyakan Tillandsia bisa mencapai 100 persen. Sebab, Tillandsia lebih banyak melakukan perkawinan sendiri.

Benih tannaman ini akan tumbuh sempurna jika syarat-syarat pendukungnya dipenuhi. Antara lain, tingkat kelembapan, sumber cahaya, dan sirkulasi udaranya cocok untuk benih tanaman ini. Sebaiknya, benih yang ditanam tidak langsung terkena sinar matahari, dan harus berada di bawah naungan, misalnya di bawah paranet.

FAKTA SEPUTAR TILLANDSIA

1. BUNGANYA INDAH. Bunga Tillandsia sangat cantik, berwarna-warni, seperti merah atau ungu. Kombinasi bentuk daun dan warna bunganya sangat menarik dan cocok sebagai penghias taman mungil.
2. BIJI BENIH. Pembiakan Tillandsia melalui biji benih dan anakan dihasilkan dari pokok tanaman atau pups.
3. KONDISI LINGKUNGAN. Saat melakukan penyemaian, penting untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, agar tanaman ini tumbuh sempurna

situshijau
pic from mstation

Bookmark and Share

0 komentar